Juangkrik

Oleh : Ryan Prihantoro

Ini cerita dari Timur, dari Sang Dewa Arya menyongsong dari bilik pagi buta

Tentang lawasnya peradaban yang nyaman bagi para pemeluk

Tidur berselimut dusta, para wakilnya

Tidur berbantal perselisihan umat beragama yang terbawa mimpi akannya

Peliharaannya tikus tikus kotor berdasi berjas kantor

Yang mampu mandiri mencari makan dengan uang

Bahkan menggurui dan mencuri tanpa dideteksi

Entah karena apa mereka sanggup tidur di antara kotoran-kotorannya sendiri

Di antara bait bait desahan pemukiman kumuh

Yang suluh tak mau di beri penyuluh

Namun, aku hanya jangkrik kecil yang berbunyi di tengah lapang

Yang kadang lelah tak ada yang mendengar

Atau seorang jangkrik yang memakai pengeras suara tanpa izin manusianya

Yang mereka akui manusia, yang satu suara

Yang mereka agungkan karena materi yang berlimpah ruah

Namun ini jangkrik yang berharap bersuara

Bebas mencaci tanpa halauan sana sini

Ini cerita dan keluh kesah sebuah jangkrik di tengah tanah lapang

                Jogjakarta, 14 Agustus 2016

Komunitas Kata Bicara

Leave a Reply

Your email address will not be published.